Cara Setting Awal Mikrotik untuk Pemula hingga Konek Internet

Apakah Anda baru saja membeli router Mikrotik dan bingung bagaimana cara menggunakannya? Jangan khawatir. Meskipun terlihat rumit, proses konfigurasi dasar Mikrotik sebenarnya cukup sederhana. Panduan ini akan memandu Anda langkah demi langkah, mulai dari persiapan alat hingga router Anda bisa terhubung ke internet.


1. Persiapan Alat dan Perangkat

Sebelum memulai konfigurasi, pastikan Anda sudah memiliki beberapa perangkat penting berikut:


Router Mikrotik: Model apa pun, seperti RB750, RB951, atau RB450G.


Adaptor Daya: Pastikan sesuai dengan router Anda.


Kabel Ethernet (UTP): Setidaknya dua buah untuk menghubungkan router ke modem dan komputer.


Komputer/Laptop: Dengan sistem operasi Windows, macOS, atau Linux.


Aplikasi WinBox: Ini adalah alat utama untuk mengonfigurasi Mikrotik. Anda bisa mengunduhnya secara gratis di website resmi Mikrotik.


2. Langkah Koneksi Fisik

Pertama, mari kita buat koneksi fisik antar perangkat.


Hubungkan adaptor daya ke router Mikrotik Anda.


Ambil kabel Ethernet pertama. Hubungkan dari port Ethernet 1 router Mikrotik ke modem internet atau sumber internet dari ISP Anda.


Ambil kabel Ethernet kedua. Hubungkan dari port Ethernet 2 (atau port mana pun yang tersedia) ke komputer/laptop Anda.


3. Login ke Router Menggunakan WinBox

Sekarang, saatnya masuk ke dalam sistem operasi Mikrotik, yang dikenal sebagai RouterOS.


Buka aplikasi WinBox yang sudah Anda unduh.


Tunggu beberapa saat sampai perangkat Mikrotik Anda terdeteksi di tab Neighbors.


Klik pada MAC Address yang muncul.


Masukkan admin di kolom Login dan biarkan kolom Password kosong (ini adalah konfigurasi default).


Klik tombol Connect.


4. Reset Konfigurasi Default

Langkah ini sangat penting untuk menghindari konflik dari konfigurasi default pabrik.


Di WinBox, navigasi ke menu System > Reset Configuration.


Beri centang pada No Default Configuration.


Klik Reset Configuration. Router akan otomatis reboot dan Anda akan terputus dari WinBox. Setelah router menyala kembali, login ulang dengan cara yang sama seperti sebelumnya.


5. Mengaktifkan DHCP Client

Agar router bisa mendapatkan alamat IP dari ISP secara otomatis, kita perlu mengaktifkan DHCP Client.


Buka menu IP > DHCP Client.


Klik ikon plus (+).


Di kolom Interface, pilih port yang terhubung ke internet (misalnya, ether1).


Klik OK. Tunggu hingga statusnya berubah menjadi bound, yang menandakan router sudah mendapatkan IP.


6. Konfigurasi NAT (Network Address Translation)

NAT adalah “penerjemah” yang memungkinkan perangkat di jaringan lokal (komputer, HP, dll.) bisa menggunakan IP publik dari ISP untuk mengakses internet.


Masuk ke menu IP > Firewall.


Pilih tab NAT, lalu klik ikon plus (+).


Di tab General, pastikan:


Chain: Pilih srcnat.


Out. Interface: Pilih port yang terhubung ke internet (ether1).


Di tab Action, pilih Action sebagai masquerade.


Klik OK.


7. Membuat DHCP Server untuk Jaringan Lokal

Supaya komputer dan perangkat lain di rumah Anda bisa mendapatkan IP secara otomatis dari Mikrotik, kita perlu mengaktifkan DHCP Server.


Buka menu IP > DHCP Server.


Klik tombol DHCP Setup.


Pilih interface yang terhubung ke komputer Anda (ether2). Klik Next.


Ikuti terus langkah-langkah berikutnya hingga selesai. Biarkan konfigurasi default jika Anda belum terlalu paham.


8. Verifikasi dan Selesai!

Sekarang, coba cek koneksi internet Anda.


Di komputer, buka Command Prompt (CMD) dan ketik ipconfig untuk melihat apakah sudah mendapatkan IP dari Mikrotik.


Buka peramban (browser) dan coba akses situs web apa pun.


Jika semua berjalan lancar, selamat! Anda sudah berhasil mengonfigurasi router Mikrotik Anda hingga terhubung ke internet. Jika ada masalah, pastikan Anda telah mengikuti setiap langkah dengan benar, terutama pada pemilihan port di setiap konfigurasi.


Komentar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Komentar