Presiden Prabowo Tiba di Filipina untuk KTT ASEAN ke-48, Perdana Gunakan Mobil Maung Garuda di Kancah Internasional

CEBU, FILIPINA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah tiba di Cebu, Filipina, pada siang hari pukul 12.48 waktu setempat. Dengan menggunakan pesawat kepresidenan, Kepala Negara mendarat dengan selamat di MCIAA General Aviation Terminal, Cebu.

Kunjungan kerja internasional ini dilakukan dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang ke-48. Begitu turun dari pesawat, Presiden Prabowo langsung menerima sambutan hangat dari jajaran pejabat pemerintah Filipina. Suasana penyambutan semakin istimewa dengan hadirnya suguhan tarian tradisional khas Filipina.

Dalam penerbangan kenegaraan ini, Presiden turut didampingi oleh dua pejabat penting, yakni Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Bawa Kebanggaan Nasional: Maung Garuda Mengaspal di Luar Negeri

Ada satu hal istimewa yang menjadi catatan sejarah baru dalam lawatan kenegaraan kali ini. Untuk pertama kalinya, Presiden Prabowo Subianto menggunakan mobil Maung Garuda sebagai kendaraan operasional resminya selama berada di luar negeri. Keputusan membawa kendaraan taktis buatan dalam negeri ini menunjukkan kebanggaan sekaligus promosi industri pertahanan dan otomotif Indonesia di mata internasional.

Disambut Meriah Diaspora dan Jajaran Menteri di Hotel

Selepas prosesi penyambutan di bandara, Presiden beserta rombongan langsung bertolak menuju hotel tempatnya menginap. Tiba di lokasi, Presiden Prabowo disambut dengan sangat meriah oleh sejumlah diaspora Indonesia yang bermukim di Filipina, yang antusias menanti kedatangan pemimpin negara mereka.

Selain masyarakat Indonesia, jajaran petinggi negara juga telah bersiap di hotel untuk menyambut Presiden. Beberapa menteri dan petinggi militer yang hadir di antaranya adalah:


  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
  • Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumhamipas), Yusril Ihza Mahendra.
  • Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali.
  • Panglima TNI, Jenderal Agus Subianto.

Kehadiran jajaran Kabinet Merah Putih dan petinggi militer ini menunjukkan kesiapan delegasi Indonesia dalam mengikuti rangkaian agenda KTT ASEAN ke-48 yang akan membahas berbagai isu strategis di kawasan Asia Tenggara.


Komentar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Komentar